Ular raksasa yang muncul di Sungai Mahakam Kampung Long Tuyoq, Kecamatan Long Pahangai.

MASYARAKAT Kutai Barat (Kubar), khususnya warga Mahakam Ulu digemparkan kemunculan sepasang ular raksasa sebesar drum atau berdiameter sekitar 60 sentimeter, dengan panjang sekitar 40 meter. Ular raksasa itu terlihat meliuk di permukaan air di Riam Haloq, Kampung Long Tuyoq, Kecamatan Long Pahangai.

Ular raksasa yang melintas di sungai ini diyakini masyarakat Suku Dayak sebagai naga. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, sebenarnya peristiwa kemunculan “naga” terjadi pada Jumat (29/1) pekan lalu.

Saat itu sebuah longboat berangkat dari Long Bagun menuju Long Pahangai. Longboat tiba siang hari di Kampung Long Tuyuq, hulunya Riam Haloq. Saat itulah motoris dan penumpang longboat melihat sepasang ular raksasa melintas di permukaan Sungai Mahakam dari arah berlawanan.

Begitu mengetahui sepasang “naga” lewat, motoris langsung menepikan longboat ke tepi sungai karena khawatir menjadi korban. “Ternyata kedua naga itu berjalan terus dan tidak merasa terganggu dengan kehadiran longboat,” tutur Dodik, yang mendengar cerita dari keluarganya di Mahakam Ulu.  (lagi…)

Tampaknya siput laut ini makhluk pertama yang tubuhnya setengah flora setengah fauna. Pasalnya siput yang baru ditemukan ini bisa menghasilkan pigmen klorofil seperti layaknya tumbuh-tumbuhan. Para ilmuwan memperkirakan siput cerdik ini mencuri gen dari alga yang mereka makan sehingga bisa menghasilkan klorofil. Dengan gen curian itu mereka bisa berfotosintesis, yaitu proses tumbuhan untuk mengubah cahaya matahari menjadi energi.

“Hewan ini bisa membuat molekul berisi energi tanpa makan apa-apa,” kata Sydney Pierce, pakar biologi dari Universitas South Florida di Tampa. Pierce telah mempelajari mahluk unik ini, yang telah resmi dinamakan Elysia chlorotica, selama 20 tahun.

Ia mengajukan temuan terbarunya pada tanggal 7 Januari 2010, pada pertemuan tahunan Komunitas Integratif dan Perbandingan Biologi di Seattle. Temuan ini dilaporkan pertama kali oleh jurnal Science. “Ini pertamakalinya hewan multiselular bisa menghasilkan klorofil,” tutur Pierce.

(lagi…)

Kebahagiaan masa kanak-kanak Zara Hartshorn telah dirampas. Ibunya mengeluarkannya dari sekolah karena caci maki teman sebayanya. Baru-baru ini seorang sopir bus tertawa kepadanya ketika dia membayar ongkos bus dengan tarif anak-anak. Orang-orang melihatnya dengan tatapan aneh dan seringkali ia menjadi pusat perhatian di jalan. Anak-anak menyebutnya “nenek,” “monyet” dan “keriput”

Zara masih berumur 13 tahun namun memiliki kondisi genetik langka yang membuatnya tampak jauh lebih tua dari usianya. Dia memiliki wajah seorang wanita dewasa, kurus dan keriput. Namun sebenarnya dia hanya seorang gadis remaja yang ketakutan. (lagi…)

Nama asli wanita ini adalah Treechada Petcharat. Nama bekennya adalah Nong Poy Treechada. Sebelum mengenal lebih jauh, Anda dapat melihat beberapa photo Nong Poy dari album photonya di bawah ini:

(lagi…)

Terungkapnya adanya sel mewah di lembaga pemasyarakatan sebenarnya bukan hal yang terlalu mengejutkan, karena sudah sejak lama selentingan kabar yang beredar sudah ada namun orang diluar penjara tidak bisa membuktikannya karena akses kesana tidak ada.

(lagi…)

Seekor induk Anaconda (Sejenis Ular Raksasa) ditemukan oleh warga, diketahui belakangan Anaconda tersebut ternyata tengah mengandung, hingga akhirnya perut sang induk dibelah dan ditemukan lebih dari 70 ekor bayi Anaconda dari dalam perut induknya tersebut. Namun akhirnya sang induk ular raksasa Anaconda mati dengan perut terbelah.
(lagi…)

Peneliti membuat kemajuan luar biasa yang mampu membawa manusia lebih dekat untuk membangkitkan spesies langka yang telah punah.

Rambut mammoth akan digunakan menjadi sumber DNA yang akan dijadikan untuk membuat kloning hewan besar purba itu.

Menyangkut DNA, ilmuwan mengetahui jika makhluk hidup yang telah punah seperti mammoth dan mastodon adalah tidak lebih daripada urutan empat huruf A, C, T dan G yang membuat cetak biru genetika atau kode kehidupan.

Kode untuk hewan yang sudah punah diperkirakan telah hilang juga bersama dengan terkuburnya hewan-hewan tersebut. Namun mesin di laboratorium DNA Smithsonian mulai mengerjakan hal-hal yang tidak mungkin terjadi.

“Studi DNA mampu menembus waktu 20 tahun lalu atau kurang. Ide bahwa DNA dari makhluk hidup yang telah punah dapat diciptakan ulang dari tulang fosil mempelajari sesuatu lebih jauh lagi,” kata profesor biologi molekuler dan genetika di Universitas Wisconsin Sean Carrol.
Spesimen tua yang telah terkubur jauh dalam museum sejarah alam seperti Smithsonian tiba-tiba menjadi penemuan potensial bagi informasi genetika. (lagi…)

Sejak tahun 2008, beredar kisah ditemukannya dua korban selamat Titanic termasuk sang kapten setelah 79 tahun berlalu. Kedua korban tersebut disebut tidak bertambah tua sedikitpun dan kisah ini dianggap sebagai pembuktian bahwa Lorong Waktu benar-benar ada. Benarkah kisah ini pernah terjadi ?

Sebenarnya, saya sudah menerima pertanyaan mengenai kisah ini sejak beberapa bulan yang lalu dari seorang teman. Namun dua hari yang lalu, ketika salah seorang dari kalian menanyakannya kembali, saya baru teringat dan memutuskan untuk menulis mengenai kisah misterius ini.

Saya rasa banyak dari kalian sudah pernah mendengarnya karena ketika saya mencari referensi mengenai kisah ini, saya menemukan kisah yang sama persis dengan kalimat yang sama persis di entah berapa banyak Blog, website, link facebook dan hampir semua forum.

Untuk menyegarkan ingatan kalian, saya akan menampilkan kembali kisahnya, Kali ini saya akan mengkopi pastenya dari sumber yang bersangkutan. Tapi, saya akan mencantumkan sumber beserta linkback ke web yang bersangkutan :

DUA orang korban musibah Kapal Titanic pada tahun 1912, tiba-tiba muncul dalam keadaan masih hidup. Secara fisik mereka tidak berubah persis seperti semula. Teori lorong waktu telah menjawabnya. Misteri peristiwa yang terjadi beberapa tahun yang lalu, dan yang membuat gempar adalah nasib mujur kemunculan kembali korban Kapal Laut Titanic yang masih hidup.  (lagi…)

Bangga Indonesia

Hmm apa yah maksudnya? Kalo nisa sih mikirnya itu adalah gimana anak muda nanggepin kalo mereka itu bangga ga sih sama bangsa nya sendiri, trus apa sih yang mereka banggain, dan apa yang mereka lakukan kalo mereka bangga sama bangsanya sendiri, apa diem aja atau berkarya lebih baik lagi untuk mengharumkan nama bangsa supaya Indonesia makin membanggakan di mata dunia? Wow..dunia cuy!!!

Tapi nyatanya apa? Dari 5 orang yang menjawab, ada 4 yang bangga trus satu orang ga bangga. Tapi jawabannya yang paling menggugah hati tuh yang ga bangga. Karena apa? Dia yang paling nyambung jawabnya. Kalo yang lainnya sih bangga tapi, ngejawabnya diluar konteks pembicaraan, eh malah ngerembes ke hal pribadiku..huhu, makanya ku jadi kaget gini..apa yah idenya????

Ayo mulai nulis..perang di mulai!!!!! (lagi…)

Halaman Berikutnya »