1. Tobacco Enema (1750-1810):

Dipergunakan pertama kali dalam hal medis untuk memasukkan asap melalui anus/dubur, alat ini digunakan terhadap para korban tenggelam. Dengan memasukkan asap tembakau melalui anus/dubur, maka dipercaya bahwa korban tenggelam tersebut dapat kembali bernafas setelah pingsan akibat tenggelam. (lebih…)

Iklan

Sebuah plaza bundar yang dibangun 5.500 tahun lalu telah ditemukan di Peru, dan para arkeolog yang terlibat dalam penggalian tealh menentukan bahwa tanggal karbon menunjukkan plaza itu merupakan salah satu bangunan tertua yang pernah ditemukan di Amerika. Satu tim ahli kekunoan Peru dan Jerman menemukan plaza itu, yang tersembunyi di bawah potongan lain arsitektur di reruntuhan yang dikenal sebagai Sechin Bajo, di Casma, 370 Km di utara Lima, ibukota Peru.

“Itu merupakan penemuan yang mengesankan, masyarakat ilmuwan dan arkeologi sangat senang,” kata Cesar Perez, ilmuwan di Institut Kebudayaan Nasioal Peru yang mengawasi proyek tersebut. “Ini dapat mendesain kembali sejarah negara ini.” Sebelum penemuan di Sechin Bajo, pakar arkeologi menganggap benteng kuno Caral Peru adalah salah satu dari yang tertua di belahan bumi Barat, umurnya sekitar 5.000 tahun.

(lebih…)


Ribuan tahun lalu, bangsa Mesir kuno mengenakan riasan di mata, percaya bahwa Dewa Horus dan Ra akan melindungi orang tersebut terhadap beberapa penyakit mata dan kulit.

Ini bukan takhayul, ilmuwan dari Prancis Pierre dan Marie Curie University melaporkan dalam jurnal Analytical Chemistry Jumat (15/1) lalu, menemukan kandungan obat dalam perias mereka.

Ilmuwan melakukan analisa kimiawi melibatkan melakukan scan electron mikro dan difraksi kuantitatif sinar x untuk 52 jenis perias yang disimpan di Musium Louvre di Paris.

“Kebanyakan mereka mencampurkan spesies logam (Timah II): galena (PbS) untuk warna gelap dan kilap dan tiga material putih: cerussite (PbCO3), Phosgenite (Pb2Cl2CO3), dan laurionite (Pb(OH)Cl),” tulis para ilmuwan dalam makalah riset.  (lebih…)


Salah satu contoh naskah kuno berbahasa Ibrani (Foto: Reuters)

Para ilmuwan dari University of the Negev, Israel, mengklaim telah mengembangkan sebuah program komputer yang bisa menguraikan arti teks naskah kuno.

Para ahli menilai kemampuan program komputer ini bisa menuntun ke arah teknologi serupa mesin pencari Google khusus dokumen-dokumen bersejarah.

Program tersebut menggunakan pola pengenalan algoritma yang mirip dengan yang biasa dipakai para penegak hukum dalam mengidentifikasi dan membandingkan sidik jari.

Namun untuk keperluan penerjemahan, program ini dirancang untuk mengenali huruf, kata, bahkan gaya tulisan tangan pada dokumen yang disimpan dalam waktu lama.

Dengan mengenali pola seperti itu, komputer akan mencipta ulang pola tulisan pada naskah dengan akurat.

“Semakin banyak teks yang dianalisa, maka program ini akan semakin pintar dan akurat dalam mengenali dan menterjemahkan teks,” kata salah satu ilmuwan, Itay Bar-Yosef seperti dikutip dari Reuters, Jumat (4/9/2009). (lebih…)


Meskipun sekarang sudah jaman modern, pasien yang akan menjalani operasi bedah otak masih merasa takut dengan prosedurnya. Rongga tengkorak adalah salah satu area paling yang lemah dalam anatomi tubuh manusia, dan otak adalah bagian yang paling penting di mata ahli bedah. Banyak orang mengerti jika dengan tidak sengaja menyebabkan kerusakan sekecil apapun pada otak, maka konsekuensinya sangat besar.

Tetapi hal yang terlihat sebagai prestasi paling berani dalam pengobatan modern, anehnya adalah prosedur yang juga sudah dipergunakan dalam sejarah kuno. Pembedahan – suatu praktek membuka atau membuat lubang pada tengkorak – ini adalah praktek yang sudah dilakukan orang-orang di seluruh dunia selama ribuan tahun.

Tengkorak-tengkorak yang pernah dibedah telah ditemukan di beberapa daerah berbeda di dunia, termasuk dalam ‘Dunia Baru’ sisa dari kultur pra-Colombia, dimulai dari penemuan spesimen Peru pada 1863. (lebih…)


Keberadaan manusia kecil juga bisa dilihat pada catatan kuno di China. Dalam sebuah buku Ye Yu Qiu Deng pada zaman Dinasti Qing diceritakan tentang manusia kerdil yang tinggal di lubang pohon.

Disebutkan: Di Pulau Macau, Provinsi Guangdong, ada seorang pedagang bermarga Chou bernama Duan, kerap kali pergi ke berbagai negeri untuk berdagang. Suatu hari, terjadi angin topan, tapi mujur, dia terhindar dari bencana dan sampai di sebuah teluk, setelah angin reda, Chou Duan mendarat di pulau dan berjalan-jalan.  (lebih…)


Arkeolog Korea Selatan menyatakan, bahwa mereka telah menemukan bibit padi setempat yang sudah diketahui paling kuno di dunia, dan sekali lagi mendorong maju ribuan tahun rekor saat ini tentang sumber makanan pokok Asia. Di kawasan tengah Korea Selatan tergali 59 biji padi cokelat yang hangus, melalui penentuan tahun dengan sinar radioaktif, menunjukkan, bahwa tahun garapan tumbuh-tumbuhan ini, sejak 14.000-15.000 tahun silam telah dimulai.

Profesor Universitas Negeri Zhong Bei, Qing Zhou, Li Yonghe mengatakan bahwa temuan ini membuat daerah sumber asal padi-padian dan pandangan evolusi yang diakui umum ini mendapat ujian. (lebih…)