Sebuah penelitian menemukan bahwa bayi ternyata dapat mengerti perbedaan gonggongan anjing walaupun tidak berhadapan langsung dengan anjing tersebut. Penemuan itu dipublikasikan dua orang ilmuwan, yaitu Dan Hyde dan Heather Whipple Stephenson, belum lama ini, di Utah, Amerika Serikat. Kedua ilmuwan tersebut hendak membuktikan kemampuan belajar bayi sejak dini.

Dalam percobaannya, para bayi yang menjadi objek penelitian diberi dua foto anjing yang sama dengan sikap yang berbeda. Dalam foto pertama, anjing tampak bersikap agresif sedangkan pada foto kedua anjing terlihat tenang. Pada saat yang sama peneliti memutar rekaman yang memperdengarkan suara gonggongan anjing yang agresif dan yang tidak.  (lebih…)

Iklan

Beijing – Seekor anjing di sebuah kebun binatang di China dengan setia menyusui dua bayi panda merah yang belum lama lahir. Panda-panda mungil itu pun tampak manja dan nyaman dalam dekapan ‘ibu tirinya’ tersebut.

Dua panda yang belum lama lahir tersebut mengabaikan begitu saja orang tuanya setelah lahir di Kebun Binatang Taiyuan, Provinsi Shanxi, China.

“Anjing betina yang menjadi ibu susuan kedua panda tersebut sangat peduli dengan kedua panda itu sejak mereka lahir, dan anjing merawat panda itu sejak mereka lahir,” kata petugas Kebun Binatang Taiyun seperti dilansir Ananova, Rabu (22/7/2009). (lebih…)


Inilah pemegang rekor anjing terkecil di dunia saat ini.

Scooter , seekor anjing berbulu putih yang dimiliki oleh Cheryl McKnight yang berasal dari Auckland, Selandia Baru.

Scooter hanya memiliki tinggi badan 3 inci dan karena sangat kecil, ia dapat duduk pada sebuah cangkir teh pemiliknya.

Untuk tempat makannya saja, sehari-hari McKnight hanya menggunakan cangkir telur yang kecil dan tempat tidur Scooter hanya sebesar kotak sepatu.

Tampaknya memang Scooter merupakan anjing terkecil didunia saat ini, dibandingkan anjing terkecil pemegang rekor sebelumnya yaitu Boo Boo yang berasal dari amerika Serikat dengan tinggi 4 inci. (lebih…)


Anjing Bambi dan Cute ini termasuk anjing yang aneh, karena hanya memiliki dua kaki dan kedua anjing dijuluki Anjing Kanguru, karena kemiripan dan tingkah lakunya dengan hewan asal Australia tersebut.

Hewan peliharaan seorang warga Filipina yang bernama Lope Tulipas ini tampak sedang bermain di Quezon City, timur Manila, Filipina, Jumat (20/6) saat foto-foto ini diambil. Kedua anjing milik Lope Tulipas ini terlahir hanya dengan dua kaki. (lebih…)


Peneliti Korea Selatan berhasil mengkloning empat ekor anjing jenis beagle yang menyala jika tubuhnya terpapar sinar ultraviolet.

SEOUL, KOMPAS.com — Para ilmuwan di Korea Selatan mengklaim telah berhasil mengkloning empat ekor anjing jenis beagle. Uniknya, tubuh keempat anjing tersebut bisa menyala.

Tubuhnya hanya akan berpendar warna merah jika dipapar sinar ultraviolet. Bagian yang berpendar terutama di kuku dan bagian tubuh yang berkulit tipis seperti perut.

Profesor Lee Byeoung-chun dari Universitas Nasional Seoul yang memimpin riset kloning ini menyebutnya sebagai anjing transgenik pertama di dunia yang membawa gen fluorescent. Sebelumnya, peneliti AS dan China baru bisa melakukannya pada tikus dan babi. (lebih…)


INILAH.COM, Jakarta— Ilmuwan di California telah mengkloning anjing yang ikut berjasa dalam proses penyelamatan korban serangan teroris yang menabrakkan pesawat ke gedung WTC New York pada 11 September 2001.

Lima anak anjing shepherd Jerman dikloning dari anjing bernama Trakr. Anjing kloning itu telah dikirim ke pemiliknya James Symington, mantan polisi di Halifax Nova Scotia yang kini tinggal di Los Angeles.

Sebelum Trakr mati pada April dalam usia 16 tahun, Symington menjadi peserta kontes yang disponsori oleh perusahaan California BioArts International yang menawarkan kloning anjing secara gratis. (lebih…)


Sebuah agen perlindungan anak di Chita (timur Siberia) menemukan seorang bocah cilik perempuan yang tinggal dan dibesarkan oleh anjing-anjing dan kucing. Gadis cilik inipun berkomunikasi layaknya binatang disekitarnya, menurut penuturan polisi lokal.

Gadis itu ditemukan disebuah apartemen bobrok dimana orangtua dan kakek neneknya juga tinggal disitu, tapi mereka sama sekali tidak mengurusi bocah tersebut. Dia tidak diperbolehkan meninggalkan rumah, tidak diajari berbicara. Bocah inipun berkomunikasi layaknya anjing, yaitu dengan menggonggong. (lebih…)