Menyebut kodok, yang terlintas di benak adalah hewan amfibi mungil berkaki empat yang suka meloncat-loncat. Demikian pula dengan kodok raksasa Afrika (African bullfrog). Namun, ada yang membedakan kodok jenis satu ini dengan kodok mungil lainnya.

Kodok berpostur bongsor itu bisa meloncat hingga sejauh 3,7 meter. Tak hanya itu, African bullfrog (Pyxicephalus adspersus) termasuk dalam jenis amfibi pemakan daging (karnivora) yang bersifat agresif. Kodok itu memiliki gigi setajam proyektil yang disebut ondontoids. Konon, rasanya seperti terkena pecahan beling ketika daging kita dijepit kedua rahangnya.

Seperti ketika seekor tikus yang menjadi “kudapan” si kodok yang tinggal di kebun binatang Newquay, Inggris. Dengan sekali caplok, tikus tersebut langsung masuk mulut kodok Afrika itu. (lebih…)

Iklan

MUMBAI – Apa saja dilakukan orang untuk mendatangkan hujan. Di India, sepasang kodok “dinikahkan” berharap agar hujan segera turun.

Upacara pernikahan dilakukan penduduk di pinggiran kota Nagpur, sekira 860 kilometer ibu kota negara bagian Mumbai.

Kedua kodok bernama Raja (jantan) dan Rani (betina) mendapat fasilitas penikahan layaknya manusia. Keduanya mengikuti ritual pernikahan pada akhir pekan lalu. Demikian diberitakan The Times of India dan dikutip AFP, Rabu (24/6/2009). (lebih…)