April 2009



Flu Babi alias Swine Flu atau H1N1 setidaknya sudah menewaskan 68 orang di Meksiko. Pandemi Flu Babi juga telah menyebarkan ke Amerika Serikat.

Bahkan Badan Kesehatan Dunia WHO sudah menyatakan pandemi Flu Babi sudah berada di level 6 alias pandemi global.

Menurut Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P., MARS kepada wartawan di Makassar, Sabtu (25/4), pemerintah melakukan enam langkah untuk kesiapsiagaan mencegah H1N1.

Enam langkah itu adalah:

1. Mengumpulkan data dan kajian ilmiah tentang penyakit ini dari berbagai sumber, 2. Berkoordinasi dengan WHO untuk memantau perkembangan.

3. Membuat surat edaran kewaspadaan dini

4. Melakukan rapat koordinasi dengan para kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan

5. Berkoordinasi dengan Badan Litbangkes untuk kemungkinan pemeriksaan spesimen, dan (6) berkoordinasi dengan Departemen Pertanian dan Departemen Luar Negeri untuk merumuskan langkah-langkah tindakan penanggulangan. (lebih…)

Iklan

Merebaknya wabah flu mematikan dari Meksiko, membuat babi menjadi binatang paling dibenci di dunia. Namun, bukan karena takut menjadi sasaran kemarahan kaum manusia, babi peliharaan keluarga Elizabeth asal Lancashire Inggris ini berganti rupa menjadi domba. Babi dari spesies Austrian Mangalitza Gilt ini dari asalnya memiliki keunikan tersendiri. Tak seperti babi lainnya yang berbulu halus, babi ini memiliki bulu seperti domba. Karena itu sejak dilahirkan ia menjadi kesayangan keluarga Elizabeth minimal sampai virus flu mengetuk pintu keluarga Elizabeth. (DM)JAWAPOS


Penyebaran flu babi kian meluas. Kabar terkini, penyakit menular ini ini sudah masuk Asia dan menjangkiti 15 negara.

Hanya dua pekan sejak virus flu babi pertama kali terdeteksi di Meksiko 13 April lalu, kini sudah menyebar cepat ke berbagai belahan dunia. Tidak hanya negara di benua Amerika dan Eropa saja, virus mematikan ini sudah masuk Asia, menjangkiti Korea Selatan dan Thailand. Terakhir, flu babi sudah menyeberang samudera Pasifik dan menjangkiti seorang warga di Australia yang bertetangga langsung dengan Indonesia.
Data yang diperoleh, hingga kemarin flu babi sudah merenggut 150 korban jiwa di Meksiko dan lebih 16 ribu jiwa lainnya mendapat perawatan. Di beberapa negara lainnya, korban masih terus diidentifikasi termasuk yang masih dalam dugaan susfect flu babi. Para ahli terus bekerja keras mencari penangkalnya, namun hingga kini belum ditemukan. (lebih…)


Keajaiban sepertinya tidak ada habisnya bermunculan di muka bumi. Dan semua keajaiban alam tidak dapat dijelaskan dengan akal sehat.

Di daerah Simpang Tiga, Kecamatan Hamparan Rawang, Kabupaten Kerinci, Jambi, sebatang pohon pinang yang berada di belakang Masjid Jamiatul Falah, secara ajaib memunculkan gambar wajah mirip manusia.

Keajaiban ini pun sontak membuat gempar warga setempat, yang penasaran ingin melihat pohon pinang bergambar wajah mirip manusia ini.

Menurut cerita, pohon tersebut dipercaya bertuah karena memendam sebuah benda keramat.
Beberapa warga yang meremehkan keajaiban ini dikabarkan ada yang kesurupan.

Karena banyaknya warga yang melihat kesempatan ini pun digunakan pemilik tanah sebagai ladang bisnis yang menguntungkan.

Bagi warga yang penasaran, mereka boleh mengambil foto pohon pinang bergambar mirip wajah manusia dengan membayar uang sedekah sebesar Rp 2000,-.

Klik disini untuk melihat videonya…..


MIRIP BUMI : Sebuah gambar rekaan artis European Organisation for Astronomical Research menunjukkan citra Planet ‘e’. Planet yang mirip dengan planet Bumi ini berjarak 192 triliun kilometer dari Bumi. Foto: AP

HATFIELD – Planet ”kembaran” bumi ditemukan oleh astronom Eropa. Itu disampaikan dalam konferensi pers oleh Michel Mayor, ahli astrofisika Universitas Hertfordshire, Jenewa, dalam European Weeks ilmu astronomi dan luar angkasa Selasa (21/4).

Planet baru yang diberi nama Gliese 581 e itu diperkirakan memiliki potensi kehidupan dan memiliki laut yang luas. Dilansir Associated Press kemarin (22/4), selama ini telah ditemukan empat planet yang kondisinya mirip bumi. Terakhir pada 2007 ditemukan planet Gliese 581 d. Letaknya lebih dekat dengan Yupiter. NASA menyebutkan, ukurannya bisa lebih dari 1.000 kali permukaan bumi.

Gliese 581 e berukuran 1,9 kali ukuran bumi. Sayang, letaknya lebih dekat dengan matahari yang membuatnya terlalu panas untuk dapat ditinggali. Mayor menambahkan bahwa jaraknya bisa 20 tahun cahaya dari permukaan bumi. (lebih…)


Pertanyaan apakah UFO benar-benar ada dan disembunyikan oleh pemerintah, hingga kini belum jelas. Namun presiden AS dan pemimpin Soviet menegaskan UFO memang ada.

Setidaknya ada lusinan pemimpin yang mengatakan makhluk terestrial telah berkunjung ke planet kita selama 100 tahun terakhir.

Seperti jenderal perang Korea dan perang dunia kedua AS, Douglas MacArthur pada 1955 mengatakan perang berikutnya adalah antar planet. Negara-negara di dunia, suatu saat harus bekerjasama untuk menyeraag makhluk dari planet lain.

Kepala FBI J Edgar Hoover juga pernah mengungkapkan adanya piring terbang di Los Angeles pada 1942 “Kami akan ngotot untuk bisa menyelidiki piring terbang yang ditemukan. Misalnya saja di kasus Los Angeles tentara mengambil alih dan tidak mengijinkan kami menyelidikannya”.

Ilmuwan besar Stephen Hawking juga percaya adanya UFO. “Tentu saja UFO berisi alien seperti yang diyakini banyak orang dan pemerintah berusaha menutupinya.”

Dr Herman Oberth, ahli roket Nazi yang dibajak ke AS setelah perang dan menjadi bapak riset penerbangan ruang angkasa AS juga menyatakan hal sama. “Dalam tesisku, piring terbang adalah nyata. Tidak ada keraguan obyek itu berasal dari antar planet. Aku dan kolegaku percaya benda itu bukan berasal dari tata surya kita,” (lebih…)


JANGAN terkejut bila suatu saat nanti, bertemu dengan seseorang yang menyerupai Anda. Kembar? Tidak. Wajah, tubuh, rambut, suara, tinggi, bahkan sifat-sifatnya, tak ada perbedaan dengan yang Anda miliki.

Hal itu memungkinkan setelah Panayiotis Zavos (foto), seorang dokter ahli fertilitas asal Amerika Serikat mengklaim telah berhasil mengkloning 14 embrio manusia dan 11 di antaranya sudah dipindahkan ke dalam rahim empat wanita.

Bahkan kata sang dokter, bayi hasil kloning pertama di dunia itu akan lahir dalam dua tahun ini. “Sama sekali tak ada keraguan soal itu. Anak hasil kloning segera lahir,” kata Zavos pada koran Inggris, Independent seperti dilansir kantor berita AFP, kemarin (23/4).

“Jika kami mengintensifkan upaya kami, kami bisa mendapatkan bayi kloning dalam satu atau dua tahun. Tapi saya tidak tahu apakah kami bisa mengintensifkan upaya kami sebegitu jauh,” tutur Zavos. (lebih…)

Laman Berikutnya »