Mencium aroma rumput segar bisa mengurangi stres (Foto: Getty Image)

Rumput segar yang baru dipotong melepaskan senyawa kimia yang bila terhirup akan membuat rileks dan gembira. Itulah sebabnya, mencium aroma rumput dan tumbuhan ketika sedang berjalan di taman atau pegunungan akan membuat kita merasa nyaman.

Hal ini diungkapkan oleh para peneliti dari University of Queensland, Brisbane, Australia. Senyawa kimia yang terkandung dalam aroma rumput selain bisa meredakan ketegangan juga berfungsi mencegah penurunan kemampuan mental pada saat usia lanjut.

Ilmuwan mengklaim bahwa aroma yang dilepaskan rumput bekerja langsung pada otak. Terutama mempengaruhi bagian otak bernama amygdala dan hippocampus yang berhubungan dengan emosi dan daya ingat.

“Kedua area ini bertanggung jawab dalam respons pertahanan dan sistem endokrin, yang mengontrol pelepasan hormon stres seperti corticosteroid,” kata Dr Nick Lavidis, seperti dikutip dari Science Alert, Kamis (3/9/2009). (lebih…)

Iklan

Tanaman raksasa yang mampu melahap serangga bahkan tikus ditemukan oleh sekelompok ilmuwan di puncak gunung Victoria. Tanaman karnivora dengan nama latin nepenthes attenborouhgii ditemukan di daerah Asia Tenggara tepatnya di pegunungan Palawan Filipina.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Stewart Mcpherson dari Red Fern Natural History Production, telah mempelajari tanaman ini sejak tahun 2000 ketika mendapat laporan dari kelompok pendaki persekutuan Kristen yang menemukannya di pegunungan tersebut.

Mcpherson menyatakan semua tanaman karnivora mampu berkembang untuk menangkap serangga. Tetapi tanaman yang besar seperti tanaman itu dapat memakan tikus dan kodok. “Sebuah hal yang luar biasa di mana tanaman sebesar ini telah begitu lama tidak ditemukan” tambahnya.

Penemuan yang diumumkan minggu kemarin ini dijelaskan secara rinci di Botanical Journal of the Linnean Society. (lebih…)


Arkeolog Korea Selatan menyatakan, bahwa mereka telah menemukan bibit padi setempat yang sudah diketahui paling kuno di dunia, dan sekali lagi mendorong maju ribuan tahun rekor saat ini tentang sumber makanan pokok Asia. Di kawasan tengah Korea Selatan tergali 59 biji padi cokelat yang hangus, melalui penentuan tahun dengan sinar radioaktif, menunjukkan, bahwa tahun garapan tumbuh-tumbuhan ini, sejak 14.000-15.000 tahun silam telah dimulai.

Profesor Universitas Negeri Zhong Bei, Qing Zhou, Li Yonghe mengatakan bahwa temuan ini membuat daerah sumber asal padi-padian dan pandangan evolusi yang diakui umum ini mendapat ujian. (lebih…)


Biji Methuselah.

WASHINGTON, kompas.com – Sekilas, palem setinggi 1,2 meter yang berusia tiga tahun ini tak begitu istimewa. Namun, tumbuhan yang disebut Methuselah tersebut sangat bernilai karena tumbuh dari sebuah biji berusia 2000 tahun.

Tumbuhan tersebut mungkin memecahkan rekor sebagai tumbuhan yang berasal dari biji tertua di dunia. Sebab, tumbuhan dan biji tertua selama ini dipegang sebuah tumbuhan teratai yang berasal dari biji berusia 1300 tahun.

Tunasnya pertama kali muncul tahun 2005 dari biji yang ditemukan di Israel tepatnya situs Masada yang dikenal sebagai lokasi pelarian orang-orang Yahudi yang memilih bunuh diri daripada ditangkap tentara Romawi. Umur 2000 tahun diketahui dari hasil pengukuran radiokarbon. (lebih…)


Kunyit (Curcuma domestica) me-rupakan salah satu jenis tanaman obat yang banyak memiliki manfaat, di antaranya sebagai bumbu masak (terutama kare), pewarna makanan, minuman, tekstil dan kosmetik. Tanaman ini telah dikenal sejak lama di Indonesia dan penggunaannya cukup banyak dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat pola hidup dewasa ini yang cenderung moderen dengan gejala serba instan, menjadikan penyakit yang berkembang di masyarakat juga beragam. Dalam sepuluh tahun terakhir, banyak penyakit yang mencuat di masyarakat di antaranya aids, kanker, flu burung dan bahkan gejala pikun dini. Kondisi ini membuat masyarakat mulai berfikir untuk mencari pengobatan alternatif secara konvensional di samping pengobatan moderen. Salah satu tanaman obat yang berpeluang sebagai pengganti pengobatan kimiawi yang dapat memperlambat datangnya penyakit pikun adalah kunyit. Penggunaan tanaman ini biasanya berupa bubuk atau tepung kunyit yang diracik ke dalam bumbu masak.

Rimpang kunyit sangat bermanfaat sebagai antikoagulan, menurunkan tekanan darah, obat cacing, obat asma, penambah darah, obat sakit perut, diare, usus buntu dan rematik. Selain berkhasiat dalam pengobatan, rimpang kunyit juga banyak digunakan untuk bahan pewarna, bahan campuran kosmetika, bakterisida, fungisida dan stimulan. (lebih…)


Anda pernah melihat tumbuhan pakis yang suka muncul diantara tanaman lain? Baru-baru ini para peneliti dari Universitas Florida menemukan sejenis pakis yang sudah terakumulasi dengan racun dalam konsentrasi tinggi.

Pakis jenis Ptetis fitata ini setelah di observasi dan di teliti di laboratorium menunjukkan pakis tersebut mampu menyerap zat beracun tersebut. Hal ini juga diketahui setelah penelitian ternyata dalam tumbuhan pakis juga ditemukan arsenat.

Lena Ma, salah seorang peneliti dari Florida ini seperti yang ditulis Republika menemukan bahwa pakis mampu menghisap arsenat secara mengagumkan. Hal ini terbukti ketika pakis tumbuh di suatu daerah, maka konsentrasi arsenat di dalam pakis mencapai 200 kali lebih besar di banding konsentrasi arsenat di dalam tanah di mana pakis itu tumbuh. Bahkan bila dibandingkan kayu chromium-coper-arsenic solution, penggunaan pakis jauh lebih baik. (lebih…)