Teori gravitasi yang dipopulerkan oleh Isaac Newton rasanya sudah tak asing lagi. Benda yang berada di atas bumi akan selalu kembali jatuh ke bumi. Sebagai contoh buah yang ada di pohon akan jatuh kebawah.

Kejadian seperti teori gravitasi alam tersebut terjadi pada seorang gadis cilik bernama Ianthe Whitley (3). Gadis kecil itu tengah berada di bawah sebuah pohon apel dan tiba-tiba bummm…sebuah apel berukuran besar jatuh di dekatnya. Beruntung apel raksasa itu tidak mengenai kepalanya.

Saat itu Whitley sedang bermain di halaman milik tetangganya di kawasan Bournemouth. Disanalah apel dengan diameter hamper 16 inci dan berat 2 kilogram jatuh dari pohonnya.

(lebih…)

Iklan

Heathcliffe seekor kecoa liang Australia akan memecahkan rekor sebagai serangga terberat di dunia.

“Kecoa itu adalah yang terberat di dunia dan jika tidak sebagai serangga yang terberat, maka akan menjadi pesaing terberat,” kata Nathan Lo Dosen biologi Universitas Sydney.

“Mereka dalam banyak hal berbeda dari serangga dan benar-benar tidak berhubungan dengan kecoa Amerika atau Jerman yang ditemukan di rumah-rumah orang Australia,” kata Lo.

“Raksasa ini dapat hidup sampai 8 tahun yang sangat luar biasa untuk serangga. Ketika mereka melahirkan, kecoa ini menghasilkan bayi bukan telur di liangnya. Mereka keluar pada malam hari untuk mengumpulkan dedaunan dan membawa kembali ke dalam lubang untuk bayinya,” katanya. (lebih…)


Diawali dengan pertanyaan yang muncul, kebingungan sesaat, dan akhirnya lenyap.

Hari itu, tanggal 19 Juli 2009 seorang astronom amatir Anthony Wesley sedang memotret Jupiter dari observatorium di halamannya di Murrumbateman, Australia, saat sesuatu yang tak biasa tertangkap oleh matanya.

Perhatian yang awalnya ditujukan Anthony pada Bintik Merah Raksasa yang tampak cantik di horison Jupiter teralihkan pada noda gelap di area kutub selatan Jupiter.

Itu hanya badai gelap lainnya di Jupiter.

Itulah yang terlintas dalam benak Anthony. Namun ada sesuatu yang lain yang mengganggu pikirannya. Tanda gelap itu menjadi teka teki yang berkecamuk dalam benak Anthony. Ada yang salah disana. Dan Anthony pun tak bisa berhenti untuk mencuri-curi waktu melihat pada tanda gelap itu.

Kutub Selatan berada di atas saat Anthony Wesley mengamati Jupiter 19 Juli 2009. kredit : Anthony Wesley

(lebih…)


KUALA KAPUAS – Dua orang penyelam tradisional temukan keris dan kacip raksasa sepanjang 1,5 meter disungai Kapuas, tepatnya di bawah jembatan Pulau Telo, Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas.

Warga Kelurahan Murung Keramat, pada Kamis (9/7) lalu, digegerkan dengan penemuan keris dan kacip atau pisau pembelah buah pinang raksasa oleh dua orang penyelam tradisional yakni Wawan (21) dan Yanto (28) warga RT 2 Kelurahan Murung Keramat, sekitar pukul 15.00 wib.

Penemuan itu pun berawal, ketika keduanya sekitar pukul 10.00 wib berangkat melakukan rutinitas sebagai penyelam di sungai Kapuas untuk mencari benda-benda di dasar sungai seperti kayu, besi, dan barang lainnya yang memiliki nilai jual. (lebih…)


NALCHIK-SURYA-Dengan tinggi 158 cm dan berat 146 kg, Dzhambik Khatokhov bisa mewujudkan cita-citanya sebagai pegulat Olimpiade mewakili negaranya, Rusia. Tetapi bocah sembilan tahun ini tak pelak memicu kontroversi.

Dengan postur seperti itu, Jambik (demikian panggilannya) bisa menjadi bocah tergemuk di dunia dan ia pun semakin ngetop di lingkungannya. Tetapi dokter menjadi miris, karena Jambik terlalu gemuk dan itu mengancam kesehatan berikut nyawanya. (lebih…)


Ini adalah foto nebula yang dipotret teleskop Hubble yang dipublikasikan pada 29 April 2004. Nebula dengan nomor seri NGC6302 terletak di konstelasi bintang Scorpio, jaraknya dengan Bumi kurang lebih 4.000 tahun cahaya.

Ilmuwan mengatakan, bahwa di pusat nebula tersembunyi sebuah bintang tetap yang sangat panas, dan belum ditemukan karena debu antariksa dan diselubungi oleh pancaran ultraviolet. Bintang tetap ini hampir mati, menyemburkan gas keluar. Gas bertekanan tinggi dalam gambar menyembur melalui titik terang kanan atas menuju ke dua arah, seperti sepasang “sayap kupu-kupu” raksasa.

Sumber : erabaru.net


Cacing ini dikategorikan sebagai cacing yang paling mematikan di dunia yang hidup di daerah padang pasir persisnya di Gurun Gobi Mongolia. Seorang penjelajah Czechnya Ivan Mackerle kini tengah mengincar keberadaan cacing langka tersebut.

Sebagaimana diberitakan unexplained-mysteries.com, Minggu (12/7) diberitakan si penjelajah ini selangkah demi selangkah menelusuri pepasiran di Gurun Gobi untuk mendeteksi keberadaan cacing yang sudah menjadi bahan pembicaraan warga bahkan menjadi mitos di sana. (lebih…)