Para ilmuwan di Inggris menciptakan sebuah sistem yang memungkinkan komunikasi dari otak ke otak.

Sistem yang dikembangkan oleh tim peneliti dari University of Southampton ini diklaim sebagai teknologi pertama yang memungkinkan penggunanya mengirim isi pikiran, rangkaian kalimat dan citra langsung ke otak orang lain seperti layaknya bertelepati.

Dengan teknologi ini, para ilmuwan berharap dapat membantu mereka yang mengalami kelumpuhan atau cacat dapat saling berkomunikasi dengan efektif.

Telegraph, Kamis (15/10/2009) melansir, teknologi serupa ini sebelumnya sudah pernah dikembangkan. Namun sebelumnya, sistem komunikasi ini tidak menghubungkan antar otak melainkan menghubungkan otak dengan perangkat komputer, telepon, internet, dan perangkat lainnya. 

“Itu sebabnya, sistem yang kami ciptakan ini akan sangat bermanfaat bagi mereka yang benar-benar tidak mampu bergerak, tidak bisa berbicara atau buta,” kata Dr Christopher James.

Alat ini bekerja dengan menggunakan ‘brain computer interfacing’ yaitu sebuah teknik yang memungkinkan komputer untuk menganalisa sinyal pada otak sehingga memungkinkan mereka mengirim pesan yang terbentuk melalui sinyal pada otaknya meski oatk penerima berada dalam jarak yang cukup jauh.

Menurut James selama proses transmisi, kedua orang yang tengah berkomunikasi terkoneksi dengan elektroda yang mengukur aktivitas pada bagian spesifik otak.

Sumber : okezone.com