Berdasarkan gambar foto yang diterima VIVAnews, Kamis, 17 September 2009, jasad yang diduga Noordin M Top itu terlihat memiliki janggut dan kumis yang cukup lebat.

Foto yang beredar si sejumlah surat elektronik itu disinyalir sebagai Noordin M Top. Dalam foto itu, pria yang diduga Noordin tampak mengenakan kaos berwarna cokelat agak kehitaman.

Kumis dan janggut ‘jasad Noordin’ itu terlihat hampir menyatu. Janggut jasad yang diduga Noordin ini terlihat sangat lebat.

Dalam foto jasad itu terlihat ada beberapa bagian tubuh yang luka. Luka pertama terlihat di bagian belakang kanan kepala. Luka di belakang kepala ini terlihat menganga.

Luka berikutnya terlihat di bagian pundak sebelah kanan. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait foto yang beredar ini.

Yang pasti, Mabes Polri hanya merilis gambar sidik jari Noordin saat rilis yang disampaikan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri sore tadi.

Sebelumnya, juru bicara Polri, Inspektur Jenderal Nanan Sukarna menegaskan, penyamaran terakhir Noordin adalah dengan penampilan brewok atau janggut yang panjang. “Brewoknya yang panjang,” kata Nanan.

Noordin tewas dalam pengepungan yang dilakukan di desa Kepohsari, Jebres, Solo. Pengepungan dilakukan sejak Rabu, 16 September 2009 sejak pukul 23.00 WIB. Pengepungan berakhir pukul 05.30 WIB dengan sejumlah barang bukti yang mengutkan.

Polisi menemukan 200 kg bahan bom siap ledak, granat, dan senapan mesin M16. Empat teroris tewas, tiga lainnya ditangkap.

Sumber : vivanews.com