Dalam keadaan terancam, kepakan sayap merpati menghasilkan bunyi siulan yang keras (Foto: Softpedia)

Setiap makhluk hidup memiliki kemampuan untuk mengenali tanda-tanda bahaya dengan cara masing-masing. Burung merpati, sebagai salah satu contohnya menggunakan kepakan sayap mereka untuk memberitahukan keadaan bahaya.

Hasil studi terbaru yang dilakukan Dr Robert Magrath dari Australian National University menyebutkan bahwa burung merpati bisa melindungi diri mereka dari bahaya dengan sempurna.

Mereka pun dibekali kemampuan untuk memberi peringatan tanda bahaya ini kepada burung lain dengan menghasilkan siulan tajam dan keras. Uniknya, siulan itu rupanya bukan berasal dari paruh atau mulut merpati melainkan dihasilkan oleh kepakan sayapnya.

Sekilas, mungkin merpati tidak nampak seperti hewan yang begitu pintar, namun mereka memiliki naluri yang cukup tajam untuk sebisa mungkin menyelamatkan kelompok mereka dari bahaya. Demikian keterangan yang dikutip dari Softpedia, Jumat (4/9/2009). 

Keunikan sayap merpati ini memancing para ilmuwan untuk menyelidikinya lebih jauh lagi. Rupanya, bunyi siulan ini dihasilkan oleh sayap modifikasi alamiah yang istimewa. Uniknya, sayap ini hanya mengeluarkan bunyi ketika burung dalam keadaan terancam.

Jadi, jika suatu hari Anda mendengar suara siulan Merpati, kemungkinan besar burung itu tengah dalam keadaan bahaya dan tengah memberitahukan teman-temannya untuk segera menyelamatkan diri.

Sumber : okezone.com