Peneliti berhasil menangkap kilat terbalik di mana daya listrik ditembakkan oleh awan badai ke atmosfir. Fenomena langka direkam oleh peneliti yang berharap dapat mengumpulkan bukti adanya aktifitas badai yang berbeda–beda.

Penemuan tidak disengaja ini telah memberikan peneliti pengetahuan yang lebih dalam mengenai terjadinya kilatan ke atas, yang dikenal sebagai “jet raksasa”.

Professor Steven Cummer dari Duke University, Carolina Utara, yang berhasil merekam kejadian tersebut, mengatakan bahwa kilatan petir ke atas kemungkinan memiliki kekuatan yang sama dengan petir yang menuju ke bumi. “yang mengejutkan kami adalah ukuran dari kejadian ini” ujarnya.

“Pengukuran kami menunjukkan bahwa jet raksasa ini mampu mengalirkan muatan listrik yang besar ke lapisan ionosfir terendah”,

Ia menambahkan pada dasarnya terdapat kilatan ke atas dari awan petir yang mengalirkan muatan yang sama dengan kilatan awan ke bumi konvesional.

Kilatan yang mengalir 40 Mil menuju ionosfir, yaitu bagian tertinggi dari atmosfir, telah terambil gambarnya ketika badai tropis Cristobal melewati Carolina Utara pada 21 Juli tahun lalu.

Sumber : inilah.com