Jose Alvarenga,  seorang ayah dari Paraguay tadinya sangat sedih harus kehilangan anaknya setelah para dokter di Asuncion menyatakan bayinya meninggal setelah dilahirkan.

Pihak rumah sakit mengirimkan jenasah si bayi yang lahir permatur yang awalnya diletakkan di peti sementara 4 jam kemudian.

Dan beberapa saat setelah kedatangan peti tersebut, si ayah yang lagi berduka itu pun membuka peti tersebut dengan maksud untuk mengucapkan selamat tinggal kepada bayinya.

Namun ketika dibuka, begitu terkejutkan sang ayah setelah mendapati bayinya ternyata masih hidup.

“Aku membuka petinya untuk melihat jasadnya dan menemukan kalau bayi itu ternyata sedang bernafas.  Aku mulai menangis,” cerita Jose seperti diberitakan Ananova.com

Gak berapa lama setelah kejadian itu, Jose bergegas ke rumah sakit dengan bayi yang belum punya nama itu dan kemudian perawat memasukkan bayi itu ke ruang oksigen.

Para dokter berharap tragedi tersebut gak bakal terjadi lagi, dimana mereka mengatakan kondisi bayi stabil.

Tentunya kabar gembira itu sampai ke telinga ibu si bayi, yang masih dirawat di rumah sakit yang sama.

Dan karena peristiwa itu, penyelidikanpun dilakukan. Kepala unit intensive care anak-anak di rumah sakit tersebut menyatakan bahwa seorang dokter mungkin gak benar-benar mengecek tanda-tanda vital si bayi.

Namun seorang dokter yang lain dari unit persaliinan mengatakan para medis sudah berusaha menghidupkan kembali si bayi selama 1 jam sebelum si bayi dinyatakan meninggal.

Sumber : kagakribet