Ponsel untuk Petani, Bertenaga Matahari

Ponsel “Gaya” (tena-Ga sur-Ya”) telah menjadi ponsel bertenaga surya pertama di Indonesia, yang untuk tahap awal ditargetkan bagi pengguna kalangan petani dan nelayan di pedesaan dalam rangka mendukung rencana program RDKK on-line : Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok program gagasan Dekopin (Dewan Koperasi Indonesia).

RDKK sendiri merupakan suatu aplikasi IT terintegrasi yang membantu petani untuk memenuhi kebutuhan informasi dan komunikasi dalam kegiatan bertani yang akan dilakukan secara online dengan menggunakan fasilitas jaringan telekomunikasi nirkabel (GSM) sehingga petani bisa terbantu dengan cepat dan efisien.

Sesuai dengan suatu ponsel yang ditargetkan untuk pengguna kalangan petani maka ponsel Gaya selain sumber energi dari adanya lapisan sel surya untuk menggantikan tenaga baterai konvensional, maka perangkat ponsel memiliki spesifikasi tersendiri yakni anti-shock dan dust resistance yang pasti akan amat cocok untuk para pengguna yang sehari-hari bekerja pada kegiatan diluar ruangan. Namun demikian ponsel model candy bar ini pun dirancang dengan desain menarik serta trendy layaknya ponsel buatan pabrikan ternama. Piranti lunak pada ponsel memiliki aplikasi power management yang otomatis mengaktivasikan pengisian ulang kembali energi sel surya apabila kapasitasnya mulai turun hingga 90% tentunya dalam kondisi terpapar terang sinar matahari. 

Ponsel Gaya dijual dengan harga cukup terjangkau yaitu Rp 480.000,- (termasuk PPN) dengan kartu Mentari berikut berbagai ekstra kelebihan & bonus yang tersedia.

Penerapan konsepsi “Green IT” atau terkadang disebut “Green Computing” untuk operator Indosat dilaksanakan melalui program “Indonesia Hijau” bermuatan sejumlah langkah guna menjalankan aktivitas ramah lingkungan. Dan salah satu upaya terkini yakni dengan peluncuran ponsel Gaya yang memanfaatkan tenaga surya yang untuk negara tropis seperti Indonesia adalah melimpah dan murah hingga tidak memerlukan catu daya tenaga listrik.

Sumber : erabaru.net