Apatosaurus adalah suatu binatang laut melata raksasa yang hidup 150 juta tahun silam pada zaman prasejarah yang sudah punah, termasuk binatang yang hidup bersama Dinosaurus pada zaman Jura.

Pada 5 Oktober lalu, ilmuwan asal Norwegia mengumumkan, bahwa mereka menemukan fosil Apatosairus yaitu binatang laut raksasa prasejarah di kepulauan Svalbard Kutub Utara. Menurut berita, ini merupakan fosil kerangka pertama Apatosaurus yang terawat utuh yang ditemukan manusia saat ini.

Seorang tokoh dari museum sejarah alam Universitas Oslo, Norwegia menuturkan, bahwa peneliti menemukan fosil Apatosaurus raksasa dengan panjang kurang lebih 10 meter ini di atas pulau Spitsbergen kepulauan Svalbard sekitar 500 km sebelah Utara daratan Norwegia pada Agustus lalu. Saat ini, masih ada sebagian fosil terkubur di sebuah lereng gunung yang masih belum tergali keseluruhannya.

Bergigi Lebih Besar Dari Mentimun

Salah satu penemu fosil, seorang asisten dosen Universitas Oslo menuturkan, ia meyakini fosil ini adalah penemuan pertama fosil Apatosaurus yang utuh. Menurutnya, “Kami yakin, fosil kerangka lengkap dan utuh. Kami sudah berhasil menggali tengkoraknya, bahkan melihat sebagian ruas tulang belakang sepanjang kurang lebih 6 meter yang mencuat di permukaan.”

Apatosaurus merupakan salah satu binatang vertebrata (binatang bertulang belakang) laut yang paling ganas pada zaman Dinosaurus. Karena itu oleh para ilmuwan ia disebut “makhluk penguasa samudera”. Ukuran tubuhnya setara dengan panjang sebuah bis, gigi lebih besar dari mentimun, moncong yang lebar dapat menelan satu orang dewasa.”

Pada 1994 silam, ilmuwan dari Universitas Bristol pernah menggali sebuah fosil kerangka Apatosaurus yang nyaris utuh di tenggara Inggris. Fosil serupa ditemukan juga di Argentina dan Rusia serta daerah lainnya, namun bukan berupa kerangka yang utuh. Ditilik dari ukuran atau sudut secara keseluruhan, fosil-fosil yang ditemukan itu dapat dikatakan sangat langka.(Sumber Secret China)*

Sumber : erabaru.or.id