WASHINGTON – Baju hangat berbahan wool akan berubah ukuran menjadi lebih kecil jika terlalu lama dikeringkan dengan alat pengering. Demikian halnya yang terjadi pada domba. Hewan berbulu tebal ini akan mengecil jika terus menerus diterpa suhu tinggi akibat efek pemanasan global.

Tim riset yang dipimpin oleh Tim Coulson dari Imperial College London, menemukan fakta bahwa rata-rata domba domestik di pulau Hirta, Scotlandia saat ini memiliki ukuran lima persen lebih kecil dibandingkan tahun 1985.

“Penyusutan ukuran tubuh pada domba terjadi sebagai dampak dari perubahan cuaca. Temperatur lingkungan menjadi sangat tinggi dan menyebabkan ukuran domba menyusut,” kata Coulson, seperti dikutip dari News Yahoo, Jumat (3/7/2009). 

Hasil penelitian mengungkapkan domba zaman dahulu memiliki ukuran tubuh lebih besar sehingga membuat mereka tangguh menghadapi cuaca pada saat musim dingin. Kini para ilmuwan begitu penasaran mengetahui penyusutan ukuran domba di Hirta secara keseluruhan.

Mereka menemukan bahwa dalam keadaan cuaca normal domba berukuran kecil yang tidak sempat merasakan bertahan hidup dalam cuaca dingin, saat ini tumbuh dan berkembang biak.

Karena bentuk dan ukuran tubuh merupakan sifat turunan, maka domba yang tersisa ini kemudian melahirkan anak-anak domba yang juga berukuran kecil. Dengan semakin seringnya domba-domba ini ditempa temperatur panas, maka rata-rata ukuran domba saat ini menjadi lebih kecil lagi dari sebelumnya.

Coulson mengatakan, hal ini memperlihatkan bagaimana evolusi dan ekologi saling memainkan peran dalam perubahan.

“Kondisi domba domestik di Scotlandia saat ini menunjukkan bahwa perubahan cuaca memilliki efek yang dapat dideteksi melalui penyusutan ukuran tubuh makhluk hidup. Penelitian sebelumnya menunujukkan bahwa perubahan cuaca juga bisa mempengaruhi jumlah populasi makhluk hidup,” tandas Coulson. (srn)

Sumber : okezone.com