LONDON – Pemanfaatan teknologi GPS (Global Positioning System) untuk kepentingan navigasi tak hanya dirasakan oleh manusia saja. Salah satu jenis burung bernama puffin pun kini turut mencicipi kecanggihan teknologi GPS.

Untuk pertama kalinya, ilmuwan melengkapi burung berparuh segitiga ini dengan GPS untuk mencari tahu penyebab kemerosotan habitat puffin di Inggris. Demikian keterangan yang dikutip dari Telegraph, Rabu (1/7/2009).

Para ilmuwan berspekulasi bahwa penurunan jumlah puffin disebabkan oleh adanya perubahan cuaca dan peningkatan kadar polusi. Namun dugaan itu masih menimbulkan banyak keraguan. Untuk mengetahui penyebabnya secara pasti, maka ilmuwan mendapatkan ide untuk melengkapi setiap burung dengan teknologi GPS. 

Ide ini dimaksudkan untuk mengawasi pergerakan burung termasuk pada saat mencari makanan di musim dingin. Perangkat ini juga menyediakan informasi perilaku makan burung, seperti seberapa sering mereka menyelam untuk mencari makan dan berapa kedalaman dan suhu laut tempat mereka mendapatkan makanan.

Dr Richard Bevan, dari Newcastle University berharap segala informasi yang dirangkum oleh GPS akan memberikan petunjuk untuk mengetahui penyebab penurunan jumlah puffin.

“Data yang terkumpul akan membantu menjelaskan segala hal yang dilakukan puffin dan kami akan mengulik asal usul jumlah puffin menurun drastis,” tambahnya.

Dalam lima tahun terakhir, berbagai jenis burung laut terutama puffin memang menurun drastis. Isle of May yang berada di sebelah utara laut, merupakan tempat koloni puffin terbesar di Inggris. Jumlah puffin di kepulauan itu menurun dari sebelumnya pada 2003 berjumlah 70.000 ekor menjadi hanya 41.000 di tahun 2008. (srn)

Sumber : okezone.com