Gerrit Blank memperlihatkan luka di tangan kirinya dan menunjuk lokasi jatuhnya meteor (foto: telegraph)

BERLIN – Seorang anak berusia 14 tahun, warga negara Jerman, mengklaim bahwa dirinya telah ditabrak oleh meteor yang berkecepatan 30.000 mph.

Meteor berukuran sebesar biji kacang polong itu berhasil mengenai tangan kirinya dan meninggalkan sebuah luka yang cukup dalam.

“Ketika meteor tersebut menabrak, saya sempat terkejut dan tidak sadarkan diri. Bahkan ketika saya sadar, meteor tersebut sudah menyatu dengan tanah,” ujar remaja bernama Gerrit Blank itu, seperti dilansir melalui Space.com, Senin (15/6/2009).

Para astronom yang meneliti kejadian ini membenarkan bahwa Blank memang terkena ‘timpuk’ sebuah benda yang berasal dari luar angkasa.

“Kebanyakan meteor memang langsung menguap saat berada di atmofir, untuk kemudian tercipta bintang jatuh, dan meteor biasanya tidak pernah mencapai tanah,” ujar tim ilmuwan yang meneliti kejadian ini.

Menurut mereka, kebanyakan meteor yang jatuh dan menimpa bumi terbuat dari metal. Bahkan kebanyakan batu luar angkasa, meskipun mereka berukuran sebesar mobil, akan langsung terbelah atau meledak, jika meteor-meteor tersebut jatuh ke bumi.

Beberapa kejadian meteor yang menimpa rumah, mobil atau barang-barang besar yang ada di bumi memang cukup banyak. Namun para ilmuwan merasa heran jika ada manusia yang pernah tertimpa meteor dan hanya mengalami luka.

“Jika meteor mampu meledakkan rumah dan mobil, pastinya meteor akan membuat seseorang terbunuh,” ujar ilmuwan. (srn)

Sumber : okezone.com