INILAH.COM, Jakarta – Ilmuwan NASA mempersiapkan peluncuran misi ke ruang angkasa. Misi ini di luar kebiasaan karena membawa rudal yang akan diledakkan di bulan.

NASA meluncurkan roket Kepler bertujuan mencari dunia yang mirip bumi. Jika pencarian itu berhasil, maka bisa menyedikan sokongan untuk membuat markas di bulan. Bulan permukaannya sangat kering, namun es mungkin ada yang terjebak di jurangnya.

Misi tanpa awak Lunar Crater Observation and Sensing Satellite (LCROSS) akan menembakkan roket Centaur ke permukaan bulan dua kali kecepatan peluru.

Pesawat satunya akan mengorbit bulan selama setahun, mencari wilayah untuk pendaratan. Lunar Reconnaissance Orbiter akan berada setidaknya setahun membuat peta secara detail permukaan bulan.

Misi itu merupakan yang pertama bagi AS setelah perjalanan ke bulan pada 1999.

Astronom telah lama menduga hujan komet membawa air selama miliaran tahun lalu.

Beberapa tahun terakhir setidaknya dua pesawat ruang angkasa AS melaporkan adanya air dengan mendeteksi hidrogen dan oksigen. Air diyakini tersimpan membeku di jurang di sekitar kutub utara dan selatan bulan.[ito]

Iklan