Baru-baru ini teleskop angkasa Hubble berhasil memotret sebuah gambar Nebula “Pensil”, nomor seri yang resmi dalam katalog pada gambar Nebula “Pensil” tersebut adalah NGC 2736. Nebula tersebut hanyalah sebagian kecil yang tersisa dari ledakan sebuah supernova yang terdapat dalam layar kapal, posisi layar kapal terletak di angkasa belahan bumi selatan. Besarnya yang berhasil dipotret di wilayah angkasa sekitar 0,75 tahun cahaya, sedangkan dalam rasi layar kapal, besarnya massa gas yang tersisa pada supernova yang meledak secara keseluruhan adalah 114 tahun cahaya, dan jaraknya dengan bumi 815 tahun cahaya.

Astronom berpendapat, bahwa ledakan supernova kali ini terjadi pada 11 ribu tahun lalu, ledakan kali ini telah mengakhiri sebuah “kehidupan” bintang tetap raksasa, di wilayah supernova ini telah meninggalkan sebuah bintang, sebuah bintang netron yang berputar cepat, meskipun malapetaka kali ini sudah sangat lama, namun gelombang yang terbentuk dari ledakan hingga sampai saat ini masih efektif, dan menyemburkan materi ke ruang sekitarnya.

Setrip yang berwarna pada Nebula “Pensil” itu merupakan wilayah benturan antara gelombang yang terbentuk dari ledakan dengan gumpalan debu gas antarplanet, gumpalan gas antarplanet dalam kondisi biasa tidak kelihatan. Namun ketika supernova meledak, gumpalan gas antarplanet akan mengalami pemanasan, hingga sekarang masih tetap memancarkan radiasi yang tidak sama gelombangnya. Wilayah warna biru muda menyesuaikan gas yang lebih panas, sedangkan warna merah muda menyesuaikan gas yang lebih dingin. Berbeda dengan sejumlah Nebula lainnya yang hanya refleksi pada pusat cahaya bintang tetap, Nebula “Pensil” karena radiasi gas yang panas sehingga memancarkan cahayanya sendiri. Bentuknya juga berbeda: biasanya setelah supernova meledak, Nebula yang tersisa memiliki bentuk seperti bola.

Jika dalam rasi layar kapal, hitungan umur pada supernova ini tepat dan tidak salah, maka pada saat setelah supernova meledak, kecepatan materi dari percikan semburan sekejap itu dapat mencapai 35 juta km/jam, namun sekarang, kecepatan ini dengan jelas telah berubah lambat: di Nebula “Pensil” kecepatannya hanya 644 ribu km/jam.

Pada gambar ini masih bisa tampak sebuah bintang tetap yang terang, namun ia dengan Nebula “Pensil” tidak ada hubungan apa pun. Dan memang benar, bahwa saat ini astronom masih belum mengukur berapa jauh jarak bintang terang ini dengan Nebula “Pensil”. (erabaru.or.id)*