KLATEN (KONTEKAJA) – Seorang sarjana program studi Komputer dan Informatika Teknologi Informasi lulusan perguruan tinggi terkemuka di Jakarta, Johan Iskandar (29), menyalahgunakan ilmunya untuk membobol ATM Bank Mandiri Cabang Pembantu Delanggu, Klaten, Jumat (15/5) dinihari.

Sial bagi warga Kartosuro tersebut, karena perbuatannya kepergok penjual mie ayam. Johan gagal membawa kabur segepok uang kertas Rp50 ribuan dan Rp100 ribuan.

Saat itu sekitar pkl 01:45, Johan masuk ke ATM Bank Mandiri Capem Delanggu, Klaten. Hal itu diketahui oleh Sriyono (45, seorang penjual mie ayam yang curiga karena lampu ATM langsung mati sesaat setelah Johan masuk.

Sriyono memberitahukan hal itu kepada satpam jaga. Sang satpam, Eko Yulianto (32), langsung menghubungi aparat Polsek Delanggu yang berjarak hanya sekitar 600 meter dari lokasi ATM. Sekitar lima menit kemudian polisi datang, langsung membekuk Johan yang sedang mengambil tumpukan uang kertas.

Bersama kotak ATM yang berisi uang sekitar Rp 200 juta, tersangka Johan digelandang ke kantor polisi; berikut sejumlah barang bukti lain seperti kain untuk penutup pintu ATM, mesin las mini, dan sebuah sepeda motor Yamaha Yupiter.

Menurut Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Kurnia Hadi SH SIK, tersangka cukup canggih dalam melakukan aksinya, cukup menggunakan alat las kecil untuk menjebol mesin ATM. Sebelum mengelas mesin ATM, tersangka menutup pintu kaca dengan kain, setelah menyemprot kamera CCTV dengan cat pilox.

Sumber : infogue.com