Di sebuah desa di Kerala, India bernama Desa Kodinhi, terdapat ratusan pasangan kembar. Data di tahun 2008 sendiri menunjukkan 15 pasangan kembar telah lahir di desa itu dan untuk tahun ini angka tersebut kemungkinan terus bertambah.

Melansir pemberitaan Telegraf, Senin (11/5) disebutkan, dalam lima tahun terakhir sudah terdapat 60 pasangan kembar yang lahir dan angka kelahiran bayi kembar di desa ini mengalami peningkatan. Fenomena ini menarik perhatian pakar bayi kembar Dr Krishnan Sribiju yang telah meneliti kelahiran bayi kembar di Kodinhi selama dua tahun terakhir.

Meski terdapat 250 pasangan kembar secara resmi terdaftar di desa tersebut, Dr Sribiju merasa yakin angka sebenarnya jauh lebih tinggi. “Menurut opini medis saya, mungkin terdapat sekitar 300 hingga 350 pasangan kembar di desa Kodinhi,” ujarnya dengan menambahkan satu hal yang membuatnya heran adalah jumlah pasangan kembar yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Menurut para penduduk desa, fenomena kelahiran pasangan kembar mulai terjadi sejak tiga generasi silam. Dr Sribiju memperkirakan, itu mulai terjadi sejak 60 atau 70 tahun silam. Warga Desa Kodinhi yang mayoritasnya beragama Islam ini juga mengatakan, keberadaan anak kembar di desa itu bukan hal yang aneh. Mereka mengangapnya sebagai hal yang istimewa dan anugerah Sang Pencipta.

Kebanyakan anak kembar juga lahir di rumah sakit yang sama. Menurut gynaecologist rumah sakit setempat, selama 10 tahun ia bekerja tercatat ada 100 hingga 150 kembar. Lima atau enam di antaranya kembar tiga. Dr Sribiju menduga fenomena pasangan kembar di desa itu ada kaitannya dengan apa yang di makan dan diminum oleh warga Desa Kodinhi.

Kerala merupakan sebuah negara bagian di India bagian barat daya. Kerala berbatasan dengan Tamil Nadu dan Karnataka di sebelah timur, dan Samudra Hindia di sebelah barat dan selatan.

ARI JULIANTO | GLOBAL

FOTO | DAILY MAIL

Iklan