WASHINGTON – Pengadilan Amerika Serikat mulai menunjukkan tajinya dalam memberantas pelaku kejahatan internet, termasuk peretas. Buktinya, seorang remaja harus mengalami tuntutan hukum karena men-deface sistem komputer NASA dan jaringan internet Cisco.

Remaja tanggung yang bernama Philip Gabriel Petterson, atau yang di dunia maya dikenal dengan Stakto, diindikasi telah menerobos jaringan Cisco di San Jose, yang kemudian mencuri data-data penting di dalamnya. Kejadian ini sendiri terjadi pada Mei 2004 silam.

Tidak hanya itu saja, Stakto juga mengacak-acak sistem komputer milik Badan Antariksa NASA di Pusat Penelitian Ame dan Divisi Supercomputing di Moffet Field, California. Oleh Stakto diakui, aksinya tersebut dilakukan pada bulan Mei dan Oktober di 2004 juga. Demikian yang dilansir AFP, Rabu (6/4/2009).

Saat ini, pengadilan masih terus menggulirkan perkara yang digelar di pengadilan itu. Stako yang mempunyai kewarganegaraan Swedia tersebut, terancan hukuman maksimal lima tahun penjara, dan denda setidaknya USD250 ribu atau sekira Rp2,5 miliar. (srn)

Sumber : okezone.com

Iklan