MOMBASA – Tebusan yang diterima perompak Somalia dari para tawanannya boleh sampai miliaran. Namun, entah karena pelit atau memang selera berbusana yang di bawah standar, para bajak laut yang tertangkap dan kemarin diadili di pengadilan Kenya, tampil seenaknya. Sampai-sampai, hakim berang dan menunda persidangan hingga 27 Mei mendatang.

”Saya perintahkan Anda agar meminta mereka (bajak laut) berpakaian yang sopan,” tegas Hakim Catherine Mwangi kepada petugas persidangan seperti dikutip Associated Press.

Salah seorang tersangka perompak yang terlihat serius memang hanya memakai sarung, jaket tua, dan sandal murahan. Dua tersangka lain bahkan nyeker alias bertelanjang kaki. Selama penundaan itu 18 perompak yang ditangkap oleh Angkatan Laut Eropa itu akan berada dalam penjara Mombasa.

Sidang digelar di dua ruang terpisah. Di ruang pertama dihadirkan 11 tersangka lanun yang ditangkap AL Prancis pada 14 April.JPNN