Kucing yang satu ini, gampang dikenali lewat larinya yang cepat dan bentuk tubuhnya yang sangat eksotis. Hewan ini banyak hidup di padang rumput benua Afrika.

Cheetah atau citah (dari bahasa Sansekerta Chitraka berarti “berbintik”) mempunyai nama lain yaitu Acinonyx jubatus. Cheetah adalah anggota keluarga kucing (Felidae) yang berburu mangsa dengan menggunakan kecepatan dan bukan taktik mengendap-endap atau bergerombol. Hewan ini adalah hewan yang tercepat di antara hewan darat dan dapat mencapai kecepatan 110 km/h dalam waktu singkat sampai 460 m, dengan akselerasi 0 – 100 km/h dalam waktu 3,5 detik, lebih cepat dari beberapa supercar.Tubuhnya yang ramping dan lentur dilengkapi dengan otot-otot kaki yang kuat yang didesain untuk berlari dengan kecepatan tinggi.

Cheetah hidup di daerah padang rumput terbuka dan hidup menyendiri serta berburu secara individual, menangkap mangsanya dengan mengandalkan kecepatan dan kelincahannya. Cheetah biasanya memakan antelope, impala, kelinci, dan mamalia kecil lainnya, tak jarang cheetah juga memakan burung. Populasi cheetah semakin terancam punah akibat perusakan alam yang terjadi, sampai saat ini hanya ada 12.000-15.000 cheetah yang tersebar di berbagai negara di Afrika.

Cheetah termasuk hewan yang penuh kasih sayang kepada anaknya. Mereka bersama anak-anak mereka sampai waktu yang relatif lama. Cheetah mengajarkan bagaimana cara berburu dan menangkap mangsa tanpa harus melukai dirinya sendiri. Walaupun demikian kesempatan anak-anak cheetah untuk bertahan hidup hingga dewasa sangatlah kecil, 50-70% anak-anak cheetah mati karena predator lain seperti hiena ataupun bahkan keluarga kucing besar lainnya.